Breaking News
light_mode
Beranda » Sosial » Kisah Pilu Bocah Asal RI Hidup Sendirian di Malaysia Usai Ortu Meninggal

Kisah Pilu Bocah Asal RI Hidup Sendirian di Malaysia Usai Ortu Meninggal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram – Namanya Muhammad Adam. Bocah laki-laki berusia sembilan tahun ini harus menelan pil pahit kehidupan di usia yang sangat belia. Ia harus hidup sebatang kara di Negeri Jiran Malaysia setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang mengetahui nasib pilu bocah tersebut berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk memulangkan Adam kembali ke kampung halamannya di Lombok.

Iqbal mengatakan, kasus Adam bermula 13 tahun lalu. Saat itu, sang ibu Megawati, warga Lingkungan Selaparang, Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, merantau ke Malaysia. Di sana, Megawati menikah dengan seorang pria setempat dan melahirkan Adam.

Dua tahun lalu sang ayah meninggal dunia. Kemudian, pada 15 Mei 2026, Megawati menyusul. Ibunda tercinta mengembuskan napas terakhirnya di Hospital Kuala Lumpur akibat penyakit TBC paru menyebar (disseminated pulmonary tuberculosis).

“Jadi Megawati sendiri berstatus sebagai pekerja migran nonprosedural,” ucap Iqbal dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Kondisi status keimigrasian ini membuatnya hidup dalam keterbatasan dan ketakutan akan penangkapan, hingga akses kesehatannya pun menjadi sangat terbatas sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sejak menerima laporan sakitnya Megawati pada 7 Mei 2026, staf Disnakertrans NTB Pradiptha Himawan Putra langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan Konselor Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Baihaqie.

“Walaupun status dokumen Megawati bermasalah jenazah Megawati akhirnya berhasil dipulangkan dan tiba di Bandara Lombok pada 4 Juni 2026 lalu,” katanya.

Setelah jenazah Megawati dipulangkan, Adam yang luntang-lantung di Malaysia dirawat seadanya oleh tetangga bernama Sumiati, seorang PMI asal Jawa Barat yang juga berstatus nonprosedural.

Setelah proses birokrasi, verifikasi keluarga, dan dokumen perjalanan darurat rampung, Adam akhirnya diterbangkan pulang pada Sabtu, 13 Juni 2026 menggunakan maskapai Batik Air Malaysia OD 366.

“Jadi Adam didampingi langsung oleh Kadisnakertrans NTB Aidy Furqan selama penerbangan menuju Lombok,” beber Iqbal.

Bagi Iqbal, kasus Adam menjadi tamparan sekaligus pelajaran berharga. Pemprov NTB menegaskan tanggung jawab negara tidak berhenti sampai di sini.

Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Aidy Furqon, menjelaskan proses pemulangan Adam dilakukan melalui koordinasi dengan KBRI Malaysia. Semua biaya dan proses kepulangan dari Malaysia ditangani oleh KBRI. Sementara Pemprov NTB berperan memfasilitasi hingga anak tersebut kembali ke keluarganya di Lombok.

“Biayanya bukan dari Pemprov. Pemprov menyambung untuk sampai ke rumahnya,” kata Furqan, Jumat (19/6/2026).

Selain mendampingi proses pemulangan, Pemprov NTB juga membantu penyelesaian dokumen yang diperlukan serta memastikan Adam dapat kembali berkumpul dengan keluarganya di Lombok.

“Kami fasilitasi sampai membantu untuk menyelesaikan dokumen di KBRI, kemudian mengantar sampai keluarganya. Ke depan fasilitasinya adalah kerja sama dengan Dinas Sosial agar bisa masuk di sekolah rakyat,” ujarnya.

Furqan mengatakan, Pemprov NTB memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Adam. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah menempatkan Adam di panti asuhan apabila seluruh keluarganya sepakat. Hal itu dinilai menjadi pilihan terbaik bagi pendidikan serta pengasuhannya.

“Sekarang masih di keluarganya. Anak ini masih kenal-kenal keluarganya dulu. Kalau sudah semua keluarganya sepakat melepas di panti asuhan, tinggal kami koordinasi dengan Dinas Sosial,” jelasnya.

Furqan menambahkan, aspek pendidikan menjadi perhatian utama mengingat Adam masih berada pada usia sekolah dasar, dan membutuhkan pendampingan untuk melanjutkan pendidikannya.

Saat ini, Adam tinggal bersama nenek dan keluarganya di Kelurahan Pejeruk. Namun, pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi anak tersebut untuk memastikan masa depannya tetap terjamin.

“Sementara ini keluarganya sudah siap menampung. Tapi mungkin kami perlu evaluasi nanti, kami pantau perkembangan satu dua minggu ke depan. Kami lihat lagi, Kebetulan juga anak ini perlu sekolah ke depan,” pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PN Jakarta Pusat Eksekusi Blok 15 Eks Hotel Sultan, Diserahkan ke Negara

    PN Jakarta Pusat Eksekusi Blok 15 Eks Hotel Sultan, Diserahkan ke Negara

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mengeksekusi Blok 15 eks Hotel Sultan yang berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Eksekusi dilakukan berdasarkan Putusan PN Jakarta Pusat Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst dan Penetapan Eksekusi Nomor 1/Pdt.Eks/2026/PN.Jkt.Pst. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto didampingi Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan […]

  • Kena ‘Prank’ Pipa Bocor: Misteri Air Bertuah di Kudus yang Sempat Bikin Heboh

    Kena ‘Prank’ Pipa Bocor: Misteri Air Bertuah di Kudus yang Sempat Bikin Heboh

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kabar.online, Kudus – Warga Dusun Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sempat digemparkan oleh sebuah fenomena yang semula dianggap ajaib. Aliran air jernih tiba-tiba menyembur deras dari sela-sela fondasi teras salah satu rumah warga, memicu rumor kemunculan mata air baru yang membawa berkah. Kabar ini dengan cepat menyebar luas melalui berbagai platform […]

  • Pelarian Berakhir, Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan Rancaekek Ditangkap Polisi

    Pelarian Berakhir, Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan Rancaekek Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kabar.online, Bandung – Pelarian Taufik Hidayat (30), tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berakhir. Polisi menangkap Taufik yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah diduga menghindari proses hukum. Taufik ditangkap pada Selasa (23/6/2026) malam di wilayah hukum Polresta Bandung, tepatnya di kawasan Majalaya. Penangkapan […]

  • Keir Starmer Mundur dari Jabatan PM Inggris, Partai Buruh Bersiap Pilih Pemimpin Baru

    Keir Starmer Mundur dari Jabatan PM Inggris, Partai Buruh Bersiap Pilih Pemimpin Baru

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kabar.online, London – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (22/6/2026), mengakhiri masa kepemimpinan yang hanya berlangsung sekitar dua tahun. Keputusan tersebut membuka jalan bagi Inggris untuk memiliki perdana menteri ketujuh dalam kurun satu dekade terakhir. Dalam pidato emosional di depan kantor perdana menteri di 10 Downing Street, Starmer menyampaikan bahwa dirinya […]

  • WhatsApp Siapkan Widget Voice Note, Kirim Pesan Suara Langsung dari Layar Utama Android

    WhatsApp Siapkan Widget Voice Note, Kirim Pesan Suara Langsung dari Layar Utama Android

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    WhatsApp sedang menyiapkan fitur yang dapat membuat pengguna mengirim pesan suara tanpa membuka aplikasi. Fitur ini ditemukan di WhatsApp beta Android 2.26.24.2 dan masih dalam tahap pengembangan. WhatsApp sedang mengembangkan widget voice note untuk layar utama Android. Fitur ini membuat pengguna dapat merekam dan mengirim pesan suara langsung ke kontak tanpa membuka aplikasi, sebagaimana dikutip […]

  • Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Pekalongan Dan Batang, PLN Jateng Buka Suara

    Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Pekalongan Dan Batang, PLN Jateng Buka Suara

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pekalongan – Sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang mengalami pemadaman listrik mulai dari Kamis (18/6/2026) hingga  Jumat (19/6/2026). Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat dan pelaku usaha sempat terganggu, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga transaksi di pusat perbelanjaan. Di sejumlah kawasan permukiman, warga mengeluhkan padamnya aliran listrik yang terjadi tanpa kepastian […]

expand_less