Jepang Ukir Sejarah di Laga ke-1.000 Piala Dunia, Tunisia Jadi Korban Keganasan Samurai Biru
- account_circle Redaksi
- calendar_month 45 menit yang lalu
- print Cetak

Ayase Ueda dari Jepang merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol kedua tim dalam pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2026 antara Tunisia dan Jepang (Foto: fifa.com)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabar.online – Malam bersejarah Piala Dunia FIFA ke-1.000 menjadi milik Jepang. Tim berjuluk Samurai Biru tampil dominan dan mencatat kemenangan telak 4-0 atas Tunisia, sekaligus membuka lebar peluang mereka melangkah ke fase gugur.
Pertandingan yang berlangsung di Monterrey, Minggu (21/6/2026) itu menjadi panggung bagi Jepang untuk menorehkan catatan baru. Sejak menit awal, pasukan Jepang langsung menunjukkan intensitas tinggi dan tidak memberi ruang bagi Tunisia untuk berkembang.
Gol pembuka lahir hanya empat menit setelah kick-off. Keito Nakamura menjadi aktor penting dalam terciptanya gol tersebut. Aksinya menembus pertahanan Tunisia di sisi lapangan berakhir dengan umpan tarik berbahaya ke depan gawang, yang kemudian diselesaikan Daichi Kamada dengan tenang.
Gol tersebut bukan sekadar membuka keunggulan Jepang. Kamada juga mencatat sejarah sebagai pencetak gol tercepat Jepang sepanjang sejarah Piala Dunia FIFA. Rekor sebelumnya dipegang Shinji Kagawa yang mencetak gol pada menit ke-6 saat menghadapi Kolombia pada edisi 2018.
Memasuki menit ke-31, Jepang semakin menjauh. Ayase Ueda menunjukkan ketajamannya setelah mendapatkan ruang luas di lini pertahanan Tunisia. Penyerang Jepang itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Tunisia yang baru saja menunjuk Herve Renard sebagai pelatih beberapa hari sebelumnya kesulitan menemukan jawaban atas permainan cepat Jepang. Perubahan strategi yang diharapkan mampu membangkitkan perlawanan justru belum terlihat sepanjang pertandingan.
Jepang kemudian memastikan kemenangan semakin meyakinkan pada babak kedua. Ueda berubah peran menjadi kreator ketika memberikan assist yang diselesaikan Junya Ito pada menit ke-69. Gol tersebut membuat Tunisia semakin tertekan dan kehilangan harapan untuk mengejar ketertinggalan.
Tidak berhenti sampai di sana, Ueda kembali menjadi pusat perhatian. Pada menit ke-83, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut sekaligus melengkapi pesta kemenangan Jepang.
Skor akhir 4-0 menjadi kemenangan terbesar Jepang dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Hasil ini membuat Jepang menyamai perolehan poin Belanda di puncak Grup F, sementara Tunisia harus menerima kenyataan tersingkir dari turnamen.
Dengan permainan menyerang yang efektif, lini tengah solid, serta ketajaman para pemain depannya, Jepang kembali mengirim pesan kuat bahwa mereka bukan sekadar peserta, melainkan salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan tiket menuju fase berikutnya.
- Penulis: Redaksi
