Ekonomi dan Bisnis

Tiket ASDP untuk Nataru 2022/2023 Sudah Bisa Dibeli

Calon penumpang berjalan melintas di depan konter tiket kapal ferry di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Kepulauan Riau. ilustrasi

Foto: ANTARA/Teguh Prihatna

Pembelian tiket sudah bisa dilakukan 60 hari sebelum keberangkatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan saat ini tiket untuk masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 sudah bisa dibeli.  Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan libur Nataru dengan kapal feri mulai dari sekarang. 

“Tiket sudah bisa dipesan mulai H-60 atau 60 hari sebelumnya melalui website ferizy.com, aplikasi Ferizy, dan Sales Channel Ferizy yaitu Alfamart, Indomaret, AgenBRILink, dan Agen Finpay (Delima Point),” kata Shelvy dalam pernyataan tertulisnya, Ahad (13/11/2022). 

Shelvy menjelaskan, pembelian tiket sudah bisa dilakukan 60 hari sebelum keberangkatan dikarenakan  waktu perjalanan libur Nataru 2022/2023. Untuk itu Shelvy mengimbau masyarakat agar melakukan reservasi tiket jauh-jauh hari sehingga perjalanan lebih terjamin, aman, tidak perlu antre, dan lebih nyaman. 

“Pengguna jasa khususnya di lintas Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dapat memesan tiket ferry untuk perjalanan Nataru mulai dari sekarang. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan tiket dan memperlancar pelayanan di pelabuhan,” ujar Shelvy. 

Pada layanan angkutan Nataru tahu ini, ASDP akan membuka periode Posko Terpadu mulai 17 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023. ASDP memperkirakan total penumpang yang akan dilayani di 10 lintasan terpantau nasional sebanyak 2,68 juta orang dan jumlah kendaraan sebanyak 126 ribu unit roda dua, 320 ribu unit kendaraan kecil atau pribadi, 23 ribu unit bus, dan 219 ribu unit truk. 

Sepuluh lintasan terpantau nasional diantaranya Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, dan Hunimua-Waipirit. Begitu juga lintasan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Bajoe-Kolaka, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Dia menambahkan, pengguna jasa yang telah membeli tiket untuk mengatur waktu di hari H agar tidak terlambat dan melakukan check in dua jam sebelumnya. Tiket akan expired jika melewati waktu jadwal masuk pelabuhan. 

Shelvy menegaskan, apabila tiba di pelabuhan belum bertiket, maka kendaraan akan diputar balik keluar pelabuhan. “Jangan lupa saat membeli tiket via online, pastikan Pengguna Jasa mengisi daftar penumpang dalam kendaraan secara tepat dan lengkap, termasuk data kendaraannya. Ini penting terkait hak asuransi setiap penumpang dan memperlancar proses perjalanan,” ungkap Shelvy. 

Selain itu, pengguna jasa ASDP yang akan melakukan perjalanan dengan kapal ferry juga wajib memenuhi ketentuan persyaratan menyeberang sesuai Surat Edaran Ketua Satgas Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022 dmyang berlaku sejak 25 Agustus 2022. Seluruh calon penumpang usia 18 tahun ke atas wajib memiliki sertifikat vaksin dosis ketiga atau booster sebelum melakukan perjalanan.

Sementara untuk calon penumpang usia 6-17 tahun wajib memiliki sertifikat vaksin dosis kedua. Lalu untuk calon penumpang di bawah 6 tahun wajib didampingi oleh pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19.

“Selanjutnya apabila calon penumpang belum divaksin atau memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid, maka harus melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah,” ucap Shelvy. 

ASDP juga memastikan kesiapan petugas dan peralatan pendukung serta penerapan protokol kesehatan secara ketat baik di kapal dan pelabuhan. Shelvy mengatakan ASDP juga mengantisipasi bahwa penyelenggaraan Angkutan Nataru ini potensi lonjakan penumpang dan kendaraan relatif tinggi. 

“Kami harap masyarakat tetap mengikuti aturan sebaik-baiknya terkait vaksinasi dan booster serta tidak mengabaikan protokol kesehatan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tutur Shelvy.

Related Articles

Back to top button