Tekno

Hyundai Akan Kembangkan AAM di IKN Nusantara

Foto: Kontan

Teknologi.id – Otoritas IKN dengan Hyundai Motor Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan ekosistem Advance Air Mobility (AAM) di IKN.

Dalam tahap kerja sama ini, Hyundai akan membuat roadmap sebagai peninjauan konsep integrasi mobilitas AAM yang tepat. 

Kemudian dalam waktu dekat, Hyundai juga akan memulai proyek demonstrasi AAM sekaligus uji coba kendaraannya di IKN Nusantara. 

Melalui keterangan resmi seperti yang dilansir dari Tech In Asia pada Selasa (15/11), Hyundai menyebutkan bahwa penerapan ekosistem smart mobility ini akan secara masih dilakukan. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut melihat adanya peluang maupun tantangan dari kondisi geografis di Indonesia.

Rencananya, pengembangan roadmap ekosistem AAM yang dilakukan Hyundai di Indonesia akan dibagi dalam 2 segmen, yakni:

  1. Urban Air Mobility (UAM), sebuah rencana untuk penggunaan pesawat kecil otomatis yang berfungsi guna mengangkut penumpang maupun logistik dan akan beroperasi di daerah perkotaan.
  2. Regional Air Mobility (RAM), sebuah operasional area secara regional dan baru dikembangkan secara global pada 2030 mendatang. 

Baca juga: Canggih! Jalan Raya di IKN Nusantara Bakal Bisa Ngecas Mobil Listrik

Konsep AAM ini merupakan integrasi transportasi di udara dengan menggunakan sejumlah armada pesawat khusus. Nantinya, pesawat khusus tersebut difungsikan untuk mengangkut penumpan maupun logistik dalam jarak tempuh yang telah ditentukan. Dan beberapa armada yang umumnya akan dikembangkan lebih lanjut, yakni:

  1. Electric Vertical Take-off and Landing (eVTOL) untuk taksi udara yang akan digunakan dalam mengakomodasi penumpang menuju bandara atau lokasi dengan jarak menengah lainnya.
  2. Electric Conventional Take-off and Landing (eCTOL) untuk perjalanan jarak dekat seperti pengiriman barang berskala kecil dan juga mengangkut penumpang dalam kota.
  3. Small Unmanned Aircraft Systems (sUAS) untuk pengiriman barang kecil seperti obat-obatan menggunakan drone yang juga berfungsi untuk kebutuhan pelacakan.

Dalam merealisasikan AAM sendiri, Hyundai telah merilis armada quadcopter S-A1 yang akan dimanfaatkan sebagai layanan on-demand Uber Elevate di Amerika Serikat. 

(ai)

Related Articles

Back to top button