Ekonomi dan Bisnis

BSI dan PELNI Kolaborasi

Suasana gedung Bank Syariah Indonesia di Jakarta (ilustrasi). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT PELNI (Persero) menjalin kerja sama terkait pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah.

Foto: Republika/Putra M. Akbar

Kolaborasi ini untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi keuangan perseroan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT PELNI (Persero) menjalin kerja sama terkait pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah. Hal ini dituangkan dalam nota kesepahaman antara PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero).

Bentuk kesepakatan ini merupakan kelanjutan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan bisnis kedua belah pihak melalui digitalisasi layanan perbankan berbasis syariah di lingkungan PELNI. Maka dengan adanya kesekapatan ini, BSI dan PELNI menyepakati beberapa aspek yang nantinya akan dijalankan.

Diantaranya pemanfaatan produk pendanaan seperti giro (BSI Giro rupiah dan valas, giro wadiah, giro mudharabah), deposito, pemanfaatan layanan jasa dan produk treasury, kustodian, pasar global, trade finance, cash management system serta layanan literasi perbankan syariah lainnya yang mendukung kedua belah pihak. 

Direktur Retail Banking BSI, Ngatari mengatakan sinergi dan kolaborasi ini merupakan dukungan dari BSI untuk mempercepat digitalisasi keuangan di lingkungan PELNI. Harapannya, perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran ini dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaporan keuangan dan manajemen.

“Pada tahap awal ini, nantinya layanan BSI akan disinkronkan dengan PELNI sehingga mendukung digitalisasi di lingkungan perusahaan pelayaran tersebut,” katanya dalam keterangan pers, Kamis (3/11/2022).

Harapannya dengan masuknya layanan BSI ini akan semakin memudahkan PELNI untuk mengelola keuangan sesuai prinsip syariah. Tentunya untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi manajemen.

BSI optimis bahwa langkah awal ini merupakan awalan kerjasama yang strategis mengingat PELNI merupakan perusahaan BUMN pelayaran nasional. Saat ini,  PELNI mengoperasikan armada kapal penumpang, kapal ferry cepat dan armada kapal barang serta melayani rute perjalanan domestik dan menyinggahi lebih dari 94 pelabuhan di seluruh pelosok Nusantara.

Sementara BSI telah dipercaya lebih dari 13 ribu nasabah korporasi yang menggunakan layanan cash management BSI. Melalui cash management BSI, Perusahaan dapat menikmati layanan inhouse transfer, domestic transfer, account statement, balance inquiry, bill payment, Pertamina payment, liquidity management, virtual account, thru account dan payroll

Senada dengan hal tersebut, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Andy Saleh Bratamiharja menyampaikan sinergi PELNI dan BSI ini merupakan kolaborasi yang akan meningkatkan value untuk kedua belah pihak. Sebagai upaya bersama untuk meningkatkan service excellent kepada para pengguna jasa pelayaran milik BUMN.

Related Articles

Back to top button